Nabi
Muhammad dilahirkan di kota Makkah pada hari senin tanggal 12 Rabiul awal (20
April 517M)lima puluh malam sesudah peristiwa pasukan gajah menyerang Ka’bah. Ayah
Nabi Muhammad bernama Abdullah bin Abu Mutholib keturunan dari Nabi Ismail dan
ibunya bernama Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf dari keluarga Zahrah. Ayahnya telah meninggal sebelum
kelahiran Baginda Nabi Muhammad. Sementara ibunya meninggal ketika baginda
berusia kira-kira enam tahun, menjadikannya seorang anak yatim piatu. Menurut
tradisi keluarga orang Mekah, baginda dipelihara oleh seorang ibu angkat(ibu
susu:-wanita yang menyusukan baginda) yang bernama Halimahtus Sa'adiah. kampung
halamannya di pegunungan selama beberapa tahun. Dalam tahun-tahun itu, baginda
telah dibawa ke Makkah untuk mengunjungi ibunya. Setelah ibunya meninggal,
baginda dijaga oleh kakeknya, Abdul Muthalib. karena kakeknya juga meninggal,
baginda dijaga oleh bapa saudaranya, Abu Talib. Ketika inilah baginda sering
kali membantu mengembala kambing-kambing bapa saudaranya di sekitar Mekah dan
kerap sekali menemani dalam urusan perdagangan ke Syam (Syria).
Merayakan
Atau Memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang diisi dengan acara
menceritakan kembali kisah-kisah Nabi Muhammad SAW, mulai dari detik-detik
kelahirannya, tanda-tanda dan mu’jizat-mu’jizatnya dihadapan orang banyak dalam
suatu pertemuan, pemberian sedekah dan memperbanyak sholawat dan salam kepada
beliau merupakan salah satu perbuatan bid’ah yang baik (bid’ah hasanah) dan akan mendapatkan pahala karena memuliakan
Rasullullah saw.
Al-Hafidz
Syamsuddin Al-Jazri berkata,” Abu Lahab setelah meninggal diimpikan dan
ditanyakan kepdanya, “bagimana keadaanmu?” Ia menjawab, ‘saya di neraka, hanya
saja setiap malam Senin saya mendapatkan keringanan siksaan dan dapat dapat
menghisap air di antara jari jemari sebanyak ujung jari. Hal keringanan ini
karena saya pernah membebaskan Tsuwaibah, budakku, ketika ia memberitakan
kelahiran Nabi Muhammad, dan karena Tsuwaibah menyusuinya.’ Jika Abu Lahab yang
kafir yang dipastikan kekafirannya oleh Allha dalam AL-quran mendapat
keringanan siksaan di neraka sebab rasa senangnya pada malam kelahiran Nabi
Muhammad, maka bagaimana kiranya umat Nabi yang beragama islam yang berasa
bahagia dengan kelahirannya dan mendermakan apa yang dimilikinya demi cinta kepada
beliau??Balasannya hanya dari Allah.berupa masuk surga sebab anugerah-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar